"Pelatih The Blues ini menyanggah tudingan sebagai pelatih dan klub arogan."
Pelatih Chelsea Andre Villas-Boas membantah tudingan jika The Blues dianggap sebagai klub yang arogan
Sanggahan ini disampaikan menyusul sorotan media dan Asosiasi Sepakbola Inggris [FA] terkait dengan sejumlah pernyataan dari kubu Chelsea selepas pertandingan melawan QPR pekan kemarin.
"Tidak, saya pikir tidak begitu," kata pelatih berusia 34 tahun ini sambil menegaskan tak selamanya seorang manajer harus berurusan dengan kontroversi.
"Saya rasa itu terjadi di setiap klub dalam situasinya yang berbeda."
"Cerita [Carlos] Tevez telah memperlihatkannya selama berpekan-pekan sejak peristiwa itu terjadi."
"Jadi tak ada yang bisa saya katakan karena ini sebenarnya bagian dari pekerjaan saya sebagai manajer," ujarnya.
"Suara bos Chelsea itu jelas bergetar saat berbicara di konferensi pers..."
Andre Villas-Boas dengan tegas menyatakan tidak akan mengubah filosofi menyerang yang diterapkan Chelsea meski mereka baru saja menelan pil pahit dipecundangi Arsenal 5-3.
Suara bos Chelsea itu jelas bergetar saat berbicara di konferensi pers dan menjelaskan The Blues harus melakukan koreksi di lini pertahanan tetapi tidak akan melupakan tugas untuk memberi hiburan dengan aksi sepakbola menyerang.
"Filosofofi adalah nilai personal dan klub," jelas Villas-Boas. "Anda tidak bisa melepasnya dengan mudah."
"Hal itu akan menghadirkan kebanggaan dan kami akan menyelesaikan liga dengan filosofi ini. Yang harus kami lakukan sekarang ini adalah mengoreksi beberapa kesalahan untuk mendapat hasil positif."
Villas-Boas menepis anggapan lini bertahan Chelsea mudah dirusak lawan dengan membandingkan dua gol terakhir dengan kemenangan 6-1 Manchester City di Old Trafford.
"Kami berjuang sangat keras untuk menyamakan kedudukan 3-3 tetapi sebenarnya kami menaruh banyak risiko. Jika Anda mengingat, Man United sempat mengubah kedudukan 3-1 dan mengira bisa menyusul, tetapi mereka salah. Kami dihukum dengan cara yang sama."
"Tetapi situasi yang kami sedikit berbeda. John Terry terpeleset dan memberi keuntungan bagi Robin van Persie. Satu lagi kami kebobolan ketika mencoba menyelamatkan pertandingan."
"Sebelum kekalahan ini, pertahanan kami adalah salah satu yang terbaik di liga. Kami akui ada kesalahan dan siap memperbaikinya saat meladeni tantangan Blackburn," tandasnya.
"Frank Lampard: Daniel Sturridge Bakal Jadi Pemain Hebat"
Penampilan apik Daniel Sturridge sejauh ini terus mendapat pujian. Salah satunya datang dari Frank Lampard.
Gelandang timnas Inggris itu bahkan yakin, sang striker sudah sepantasnya untuk mendapat panggilan timnas dari Fabio Capello, manajer tim Tiga Singa.
Bulan depan, Inggris dijadwalkan tanding persahabatan kontra Spanyol, dan harapan Lampard di dalam skuad nanti terdapat nama Sturridge.
"Daniel telah menjelma menjadi pemain yang brilian," papar Lampard seperti dilansir Tribalfootball.
"Sejujurnya, saya sangat terkejut ia tidak masuk dalam skuad terakhir [Inggris]. Mengenai dirinya, ia adalah pemain yang dapat memberikan sesuatu baik bagi Chelsea maupun Inggris di mana ia sebelumnya tak masuk skuad," jelas Lampard.
Lampard menilai, Sturridge sebentar lagi bakal bertransformasi menjadi pemain vital bagi tim manapun.
"Ia akan menjadi pemain besar bagi kami," tegas Lampard.
"Joe Hart menilai Peter Cech, Pepe Reina dan Manuel Neuer adalah tiga kiper terbaik saat ini."
Kiper Manchester City Joe Hart mengungkapkan siapa kiper yang menurutnya tiga terbaik di dunia saat ini, selain itu dia juga mengungkapkan siapa kiper yang menjadi panutannya dalam bermain.
"Saya akan mengatakan, bahwa kiper terbaik saat ini, Petr Cech, Pepe Reina dan Manuel Neuer," ungkap Hart seperti yang dilansir oleh laman resmi City.
"Saya tidak terlalu sering melihat permainan liga-liga lain, tetapi kami juga melihat sedikit permainan Neuer untuk Bayern Munich."
Sementara itu, untuk pemain yang menjadi panutannya, kiper utama timnas Inggris tersebut memilih dua legenda Liga Primer Inggris yaitu Peter Schmeichel dari Manchester United dan David Seaman dari Arsenal.
"Saya mengidolakan Peter Schmeichel dan David Seaman," ujar Hart singkat.
"Bek andalan Chelsea Branislav Ivanovic tak melihat ada perubahan yang bakal dilakukan pelatih Andre Villas-Boas dalam menentukan gaya bermain tim."
Bek Chelsea Branislav Ivanovic menyatakan, tidak ada seruan dari pelatih Andre Villas-Boas untuk klub mengubah gaya bermain menyusul hasil memalukan kemarin. Saat itu Chelsea dikalahkan Arsenal 5-3 di kandang sendiri.
Beberapa pihak ada yang mempertanyakan, apakah AVB, yang dikenal dengan filosofi menyerang dan bermain terbuka, bakal mengubah taktik Chelsea di laga berikutnya? Jawabannya tidak. Demikian ditegaskan Ivanovic. Menurutnya, AVB adalah pelatih yang pantang bertahan.
"Ia tak meminta kami untuk mengubah sesuatu dalam situasi bertahan," kata Ivanovic kepada Tribalfootball.
Menurut Ivanovic, mudah saja sebetulnya tim memenangkan duel ketika bertahan apabila mereka sudah memahami dasarnya.
"Bertahan itu sederhana saja, Anda harus lebih tangguh dari lawan Anda, menunjukkan semangat lebih untuk memenangkan setiap tekel dalam banyak pertandingan," lanjutnya.
Ivanovic mengakui, ketika ditaklukkan the Gunners, Chelsea memang bermain terlalu lepas dan terbuka sampai gawang Petr Cech dapat diberondong lima gol.
"Tentu saja kami benar-benar memainkan sepakbola menyerang, namun kekalahan 5-3 di kandang sendiri, sungguh merupakan gaya bertahan yang sangat buruk," tandas Ivanovic.
"Darren Bent tetap menilai Fernando Torres sebagai striker terbaik di Liga Primer Inggris."
Striker Aston Villa Darren Bent yakin striker Chelsea Fernando Torres masih menjadi striker terbaik di Liga Primer Inggris.
Bent menilai striker asal Spanyol tersebut adalah striker terbaik di liga apabila dia berada dalam kondisi terbaik.
"Torres adalah striker terbaik di Liga Primer Inggris ketika dia dalam kondisi yang fit, dia memang berkualitas. Saya telah mengikutinya sejak dari Atletico Madrid sampai ke Chelsea," ujar Bent.
"Meskipun dia melewatkan kesempatan saat menghadapi Blackburn, dia masih tetap yang terbaik. Dia cepat, kuat, memiliki sentuhan yang bagus, dia juga dapat menembak dengan kedua kaki dan juga kepalanya."
"Gelang timnas Inggris dan Chelsea ini mengatakan John Terry masih tetap sebagai kapten bagi pasukan Three Lions."
Gelandang Chelsea Frank Lampard menegaskan rekan-rekannya telah menaruh sikap hormat yang besar kepada John Terry saat berada di ruang kamar ganti tim nasional Inggris.
Lampard mengatakan Terry sejauh ini tak bersalah karena hingga kini tudingan perilaku rasial yang diarahkan kepada rekan satu timnya itu belum ada yang terbukti.
Pernyataan Lampard ini disampaikan jelang laga Inggris melawan Spanyol dalam laga ujicoba yang akan dilakukan di Wembley.
"Saat ini respek masih begitu besar di dalam ruang ganti [kepada Terry]. Hal itu akan terus selamanya dan saat ini situasinya masih seperti itu," kata Lampard.
Lampard juga mengatakan sesungguhnya sangat tak mudah untuk memimpin tim ketika berada dalam situasi seperti sekarang.
"Tentunya apa yang telah terjadi pada Terry itu sepenuhnya adalah kewenangan pelatih untuk tidak memainkannya dalam laga nanti."
"Dia [Terry] telah memastikan masih tetap sebagai kapten buat tim. Mendengar hal itu saya bahagia bisa bermain untuk Inggris apakah itu sebagai kapten atau tidak."
"Meski demikian, saya merasa Terry itu masih tetaplah kapten bagi skuad dan tim ini," ujarnya.
"Lampard gantikan John Terry sebagai kapten tim Inggris untuk menghadapi Spanyol."
Inggris akan menjamu juara Piala Eropa dan Piala Dunia Spanyol di stadion Wembley, London, Sabtu (12/11) waktu setempat.
Pelatih Fabio Capello telah memutuskan untuk mencadangkan Terry dan menyerahkan ban kapten pada Lampard. Gelandang Chelsea itu merasa tersanjung bisa menjadi kapten meskipun kemungkinan hanya dalam satu pertandingan."Memimpin tim negara di Wembley adalah momen yang sangat spesial bagi saya dan tentunya saya sangat senang mendapatkan kehormatan seperti ini. Kami akan menghadapi tim terbaik dunia dan mereka mungkin memainkan sepakbola terbaik saat ini," tutur Lampard pada media.
"Kami akan bermain di kandang sendiri dan kami adalah tim Inggris. Kami yakin bisa memberikan perlawanan terbaik dan bukan tidak mungkin bisa mengalahkan mereka."
"Saya tidak merasa terbebani dengan tugas ini meskipun kemungkinan hanya dalam satu gim saja. Ini untuk kedua kalinya saya menjadi kapten Inggris dan di usia yang sudah 33 tahun, saya sudah senang kalau masih bisa menjadi pemain inti."